Jadi HRD enak?? Kata siapa? Belum tentu!

Assalamu' alaikum guys :)
Selamat pagi, apa kabar? semoga sehat dan bahagia selalu ya hehe..

Jadi aku mau sharing nih mengenai pekerjaanku sebagai HRD, tapi sebelumnya aku mau ngasi tau dulu, apasih HRD itu? 



HRD adalah bagian terpenting dalam perusahaan. HRD adalah salah satu divisi yang bertugas dan menangani semua tentang kekaryawanan, mulai dari kontrak kerja, rekrutmen, gaji, training hingga konseling. Pokoknya kalau ada masalah apapun yang menyangkut kekaryawanan, HRD biasa menanganinya.

HRD itu menurutku jantungnya perusahaan. Karena, nggak ada HRD perusahaan seolah-olah kayak perusahaan abal-abal dan mati (lebay ya gue emoticon-Hammer )
Kenapa bisa aku bilang gitu guys? soalnya, nggak ada program, nggak ada aturan, dan seolah-olah kerja sesuka 'gue' emoticon-Hammer

Nah, terus yang mo diharing apaan nih guys? emoticon-Nohope

Hehehe..sabar. Aku cuma mo mengutarakan aja,. Banyak anggapan orang-orang, jadi HRD itu enak. Bikin peraturan tapi khusus HRD bisa dispensasi. dan aku manjawab "KATA SIAPA??? " emoticon-Ngakak (S)

Aku sendiri dulu bekerja di salah satu perusahaan bidang Electric dan sekarang di bidang tekstil yang masih berkembang di kota Bekasi-Cikarang. Posisi Aku adalah sebagai HR Personalia & General Affair. Jobdesk utama Aku selain mengurus segala administrasi karyawan adalah 
evaluasi kinerja karyawan dan penggajian.. Mulai dari pkl, magang, outsouching, non staff, staff, senior staff, hingga supervisor.


Mungkin tugas HR di setiap perusahaan tidak sama. Namun pada intinya secara global hampir sama. Berikut aku akan utarakan, dan jelaskan, kenapa jadi HRD itu tidak sepenuhnya enak hehehe..


1. Tanggung jawab yang besar



"HRD enak, deket sama bos. Apa-apa dibela bos" 
Mungkin pernah ya dengar ungkapan kayak gitu emoticon-Big Grin . seorang HR memang dituntut dekat dengan bos (CEO/Direktur/Manajer). Mau nggak mau ya harus. Kenapa? Karena mereka lah yang menghubungkan aspirasi karyawan ke bos, dan aspirasi bos ke karyawan emoticon-Big Grin.dan tentunya tanggung jawabnya SANGAT BESAR. Tanggung jawab yang besar inilah yang harus dipikul seorang HR. 
Contohnya gue, Manajer mau gini, mau gitu, gue buat data, dan saat data tidak berhasil, aku harus langsung mempertanggungjawabkannya di hadapan Manajer. 


2. Figur yang baik

Seorang HR juga biasa membuat aturan-aturan di perusahaan. Biasanya mengenai kedisiplinan yang berlaku di perusahaan. Mulai dari keterlambatan, pakaian, dsb. Tapi kebanyakan beranggapan, HR itu mudah melanggar aturan yang dibuatnya. Boleh-boleh aja kalau mau melakukannya, tapi siap-siap hengkang dari perusahaan ditambah harus kena cibir seluruh karyawan. Karena seorang HR adalah figur utama untuk seluruh karyawan. Aku pernah kayak gini guys (ga pake sepatu pentofel/ga pake Id Card) dan alhasil ya gitu deh emoticon-Hammer. Tapi aku sadar kok guys, HR itu emang harus jd figur yang baik. Kalo HR nya aja jelek, gimana karyawannya? Jadi, HR harus terus jadi figur yang baik di mata karyawan. Tapi baiknya jangan pura-pura ya guys.

3. Bersikap netral

Sebenernya seorang HR itu bela karyawan apa perusahaan sih? 
Kalo aku jawab, ya ga bela siapa2 guys emoticon-Hammer . Gini, HR itu berusaha sebaik mungkin untuk perusahaan dan orang-orang di dalamnya (karyawan). HR itu tidak boleh bersikap serta merta membela bos atau membela karyawan. Seorang HR harus netral. Kalau bisa, dia harus bisa memutuskan yang terbaik untuk perusahaan dan karyawan. Maksudnya, jangan sampai keputusan apapun yang diambil seolah-olah terlihat membela karyawan ataupun membela perusahaan. dan keputusan tersebut tidak boleh merugikan kedua belah pihak. Nah, hal seperti ini biasanya diperlukan seorang HR berpikir kritis dan analitis. Tau efek jangka panjang dan pendek keputusan yang dibuat. Dan aku sendiri, sering mengalami hal ini. Kadang mikirnya bisa ampe seharian -___-" 
Nah lho, puyeng ga tuh jadi HR?


4. Confidential
'HRD mah pelit, kalo ada apa-apa nggak mau ngasih tau"
Lha, kalo semuanya dikasih tau, apa gunanya ada HR. Seperti masalah kedisiplinan. Di perusahaan-perusahaan tertentu biasanya ada yang namanya sidak. Sidak tersebut biasanya menyangkut kedisipliann. Setelah disidak biasanya efeknya banyak, Bisa-bisa potong gaji emoticon-Takut (S)
Kalo sidak dikasih tau, namanya bukan sidak donk. Makanya, hal-hal yang berhubungan dengan program HR, sifatnya confidential. Mungkin sering lihat juga orang-orang HRD ngumpulnya sesama orang HRD. Ya karena yang dibicarakan adalah maslaah-masalah seputar perusahaan. Kalau bocor, kan ga enak guys. Apalagi masalah gaji, apa gunanya slip gaji donk emoticon-Stick Out Tongue


5. Gaji besar belum tentu

"Yahh gaji lo kan gede dibanding gue, HRD kan?"
Ini yang kadang bikin aku ngakak. Banyak yang beranggapan HR itu gajinya gede, bahkan ada yang bilang jadi HRD sebulan aja bisa beli mobil . Pertanyaannya, HRD di mana dulu guys emoticon-Hammer 
HR itu banyak lho guys, ada yang kayak aku personalia dan  GA, Ada yang legal menangani masalah kontrak dan peraturan perusahaan, ada yang khusus payroll mengatur masalah gaji karyawan saja, ada yang hanya input data atau admin HR saja atau ada juga yang menangani kesemuanya alias multifunction jobdesc emoticon-Hammer. Dan gaji HR tergantung dari perusahaan dan jobdesk yang ditanggung. Semakin banyak jobdesknya, semakin multifunction biasanya dari segi gaji semakin dihargai. Kalau baru freshgraduated apalagi belum pengalaman, jangan harap gaji besar. Jadi, menurutku, HR adalah pekerjaan yang gajinya nggak seberapa dan tanggung jawabnya masyaAllah emoticon-Hammer


6. Sabar jadi public enemy-nya karyawan

HR adalah salah satu public enemynya karyawan menurutku emoticon-Big Grin . Kenapa?? Nggak sedikit lho karyawan yang tidak menyukai aturan-aturan yang bersumber dari HR. Apalagi yang suka ditegur sama HR. Kalau ketemu ada aja "Halah,, HRD kan bla bla bla" . Dan sebagai seorang HR, termasuk aku sendiri harus kebal sama yang begitu-begituan. Kalau mudah kepancing emosi atau berantem di kantor kan nggak lucu juga guys emoticon-Ngakak (S) . Intinya musti sabar emoticon-Big Grin

7. Harus Multitalenta

Hmm, kalau ini mungkin tidak semua HR memiliki kemampuan ini. Tapi, alangkah lebih baiknya seorang HR itu harus memiliki kemampuan multitalenta. Karena, program-program yang dijalankan belum tentu pernah dilakukan. Kayak aku sendiri..

8. Loyalitas dibutuhkan

Klau nggak loyal sama perusahaan, mending nggak usah jadi HR deh gan. Soalnya HRD itu kudu loyal dalam bekerja. Klau cuma berangkat tepat waktu, pulang tepat waktu, kayak mahasiswa yang kuliah pulang kuliah pulang, nggak akan mampu jadi HRD. Loyalitas itu nggak cuma HRD aja guys, semua pekerja kalau nggak loyal ya nggak akan dihargai perusahaan. Kalau diperusahaan ku sendiri, loyalitas itu sangat dibutuhkan guys. Kami biasa bekerja tanpa diperintah, tanpa ditunggui bos dan sebagainya. Makanya, loyalitas itu perlu apalagi HRD. Karena, kalau nggak mencintai pekerjaan dan perusahaan tempat yang ia naungi, gimana mau mengembangkan dan memajukan? emoticon-Stick Out Tongue

9. HR litu anak emas, padahal nggak 

Kebanyakan menganggap HR ini sering apa-apa didahulukan. Apalagi dari boss. Aku yang tanya "Kata siapa? emoticon-Hammer
Kenyataannya nggak gitu lho guys. Dalam hal apapun, kami lebih dulu untuk karyawan baru kami. Nggak menutup kemungkinan juga kadang capek, tekor, dan sebagainya semua demi menyenangi karyawan dan kemajuan perusahaan. Yang aku alami sih seperti itu. Kalau dibilang aku menyenangkan diri aku sendiri sebagai HR? kayaknya kebalik emoticon-Hammer


10. Tegas

Ini hal yang paling nggak enak. Apalagi harus tegas sama sahabat sendiri. Tapi namanya HRD harus dituntut netral dan tegas guys. Mau sahabat sendiri kek, kalau dia udah melanggar pertaturan, ya jangan segan buat kasih teguran. Atau kalau sudah parah kasi sanksi (agar di proses sama bagian yang memberi SP atau surat peringatan)

Segitu aja guys curhatan dari seorang HR ini haha emoticon-Big Grin . Aku nggak maksud membela diri karena aku seorang HR. Cuma ingin meluruskan aja bahwa anggapan orang-orang mengenai HRD yang katanya enak nyatanya nggak gitu guys. SEMUA PEKERJAAN ITU SAMA, nggak ada yang enak. Tergantung bagaimana kita membawakannya emoticon-Big Grin dan yang terpenting jadikan pekerjaanmu itu sebagai ladang untuk ibadah guys, biar berkah dan  enjoy ngejalaninnya, Aamiin...


Maaf ya guys kalau ada yang nggak berkenan sama tritkuemoticon-Smilie

Nggak mengharap cendol atau skincare loh. Soalnya tujuannya mau share aja tentang dunia HRD emoticon-Big Grin . Tapi silahkan aja kalau mau ngasih hahaemoticon-Big Grin


Doei doei guys....




Find Me On

Instagram : @nuruljannahana
Blog : nuruljannahana.blogspot.com
Email : nurulj09@gmail.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mystery Box KOSE COSMEPORT

Tips Memelihara Kucing Persia

[Review] Long Lasting Lipstick Wardah #10